#1
meenymoe.blogspot.com
malam ini, di bawah langit yang gelap seakan tak ada generator yang mampu untuk menghidupkan secercah cahaya dari lampu-lampu kecil. Lampion-lampion itupun hanya terdiam tak dapat menari. Dan lilin kecil seakan kehilangan harapan untuk terus ada di atas cawan di sebuah gubuk tua. Bintang jatuh pun melesat manemuiku. Dengan dewi harapan yang berada di sampingnya membawa sebuah harapan. Entah hanya harapan belaka atau sebuah mimpi tak terealisasi atau….. itu semua hanya ilusi. Fatamorgana di kala sang surya menyala.
Bintang jatuh. Siapakah yang kau pilih untuk kau bawa menuju sebuah organ yang kusebut dengan hati. Kenapa aku berharap itu aku. Padahal aku telah seharian mengejar pelangi di siang hari. Apakah aku harus terjaga, dan meminum secangkir kafein yang kuseduh dengan air yang hangat yang mengalir dari mataku. Untuk tetap terjaga dan melihatmu dari balik jendela dan melihatmu melesat menghampiri sang dewi harapan.
Bintang jatuh. Apakah kau juga membawa impianmu menuju sang dewi harapan?? Impian yang kau bilang itu CINTA.
***
Wew. Posting gue yang baru. Inspirasi yang datang dan terlalu menumpuk hingga menjadi seonggok tumpukan ide basi akhirnya bisa kukeluarkan satu demi satu. Gue harap ini gak jadi sesuatu yang basi dan tak beresensi. Walau gue akui tulisan ini sebenarnya hanya untuk DIA. Who is she?? Hahaha. Bintang jatuh gue. Yang tiba-tiba terjatuh menimpa gue. Entah disengaja atau hanya sebuah kebetulan yang bahkan hanya mempunyai peluang 1:100000000000000.
Gue bersyukur, walaupun gue gak mungkin bisa buat membuat sebuah hubungan bareng dia. Bagai ksatria dan puteri jelita. Karena suatu hal yang amat mendasar, lebih mendasar dari pada ideology atau suatu fasis. Prinsip, atau mungkin lebih dari itu. Gue bersyukur walaupun gue hanya bisa bermain kata dalam sebuah layar di kala sang bintang tengah berada di angkasa. Hanya itu yang bisa gue inget dari bintang jatuh.
“saat kau melihat bintang jatuh tengah melesat. Tutuplah matamu walau sekejap. Rasakan seluruh sinarnya menembus membran selmu. Biarkan ia merusak jaringan selmu. Berikan impuls pada syarafmu dan mulailah berharap. Saat kau membuka kelopak matamu, lihat bahwa sang dewi telah memelukmu dengan erat”.
Teman, apakah kalian ngerti apa yang gue maksud?? Sudahlah. Cerita ini ga perlu terlalu kalian pikirin tentang apa sebenarnya ini. Bacalah terus sampai gue menempelkan tanda titik terakhir yang gue punya. Dan lu pasti akan tercengang akan suatu pengakuan dari sebuah pernyataan yang bakalan gue utarakan. >>> meenymoe.blogspot.com.
Rabu, 01 Agustus 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bubar x1
anak x1 '09 dan '10..x)

1 komentar:
Waaah,,,kereeeen. Wlaupun aku ga ngerti apa yang kamu omongin, tapi kata2nya lumayan laaah.
_BoB_
Posting Komentar